Sekilas Tentang Karawitan



Karawitan secara bahasa atau etimologi berasal dari kata “rawit” yang diberi imbuhan ka- -an, yang berarti halus. Sehingga dapat diartikan bahwa karawitan adalah sesuatu yang memiliki sifat halus. Dilihat dari sudut pandang etnomusikologi, menurut Shindhu Sawarno “seni suara yang berdasarkan pada laras pelog dan salendro”, tetapi pengertian ini agak rancu dan kurang sesuai dengan kenyataan dilapangan, karena ternyata objek dari karawitan itu sendiri tidak semua sesuai dengan pengertian yang dikemukakan oleh Shindu Sawarno. Seperti halnya dengan waditra “kendang” yang tidak memiliki interval nada dan juga waditra – waditra lain yang berfungsi sebagai ritmis, dll.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari sudut pandang etnomusikologi, karawitan adalah Seni suara daerah yang memiliki sifat halus dan mempunyai nilai keindahan.
Halus disini memiliki beberapa arti, yang pertama halus diartikan bahwa karawitan memiliki sifat halus yang berarti bersifat adaptif bergerak sesuai perkembangan zaman, dan yang kedua halus disini dapat diartikan bahwa karawitan mudah atau cepat masuk kedalam jiwa manusia yang mendengarkannya.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa karawitan adalah “Seni suara daerah atau etnis yang memiliki nilai estetika dan bersifat halus atau dapat merasuk dengan cepat kedalam jiwa manusia”.

Komentar

Postingan Populer